4 Trik Berbisnis Aman dalam Bidang Properti

4 Trik Berbisnis Aman dalam Bidang Properti

Investasi yang dapat dilakukan masyarakat dalam pengelolaan keuangannya, salah satunya dengan berbisnis properti. Nilai properti makin lama akan malin naik sehingga dapat dijadikan sebagai ladang bisnis yang menguntungkan. Bisnis properti Indonesia beberapa tahun belakang memang sedang lesu akibat tingginya bunga KPR, tetapi dengan adanya kebijakan baru seperti peraturan pemilikan properti di Indonesia bagi para warga negara asing mampu membuat bisnis properti kembali menggeliat.

Bagi masyarakat yang akan menggeluti bisnis properti terutama bagi pemula, sebaiknya mengetahui lebih dalam tentang bisnis properti Indonesia, agar dalam perjalanan bisnisnya tidak merugi. Berikut adalah trik yang dapat digunakan dalam berbisnis properti secara aman:

  1. Pelaku bisnis harus mengetahui hukum dan perundangan yang berlaku, bagi yang akan mendalami bisnis jual beli propertiharus mengerti tentang Undang-undang Pokok Agraria No. 5 Tahun 1960 dan Permendag No. 33 tahun 2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti. Pengetahuan tentang perudang-undangan yang berlaku dapat memberikan gambaran cara aman berbisnis bidang properti agar tidak tersandung hukum.
  1. Mengetahui semua hal yang berhubungan dengan properti yang akan dijual-belikan, seperti dokumen, kepemilikan, lokasi. Pengetahuan akan properti yang akan dibisniskan dapat menjauhkan anda dari permasalahan semisal penjualan properti oleh pemilik ke beberapa tangan atau pemalsuan dokumen. Sehingga Anda akan aman dalam melakukan bisnis properti.
  1. Mengetahui rencana tata dan wilayah kota (RTRW), pengetahuan ini seringkali diindahkan oleh beberapa pebisnis properti pemula. Dalam RTRW akan diketahui perkembangan kawasan atau daerah hingga puluhan tahun kedepan, biasanya 20 tahun. Apabila pada kawasan area properti akan dibangun fasilitas publik seperti TOL, jalur alternatif ke bandara maka Anda harga properti pada daerah itu makin lama akan makin tinggi, jadi sebagai pebisnis Anda dapat mengetahui berapa nominal yang dapat dilepas dan  kapan waktu pelepasannya (jika ini milik Anda sendiri).
  1. Jika Anda masih pemula dan bermodal kecil, sering-seringlah melihat kolom koran penjualan properti, dan carilah peluang disana dengan menawarkan jasa broker properti dengan mencarikan pembeli atau penjual dan melakukan transaksi jasa dengan menawarkan komisi jasa yang disepakati oleh Anda dengan penjual atau pembeli. Komisi yang dipersyaratkan menurut undang-undang sebesar 2% dari harga, sehingga pembeli ataupun penjual tidak merasa terbebani. Jangan menaikkan harga sendiri, karena dengan meninggikan harga properti akan terjual dalam waktu yang lama dan nama anda sebagai broker baru akan buruk.

Itulah 4 trik yang dapat Anda lakukan dalam memulai bisnis properti Indonesia, cara-cara tersebut dapat membantu Anda memulai bisnis dengan aman karena Anda tidak akan melanggar peraturan perundang-undangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.